Tujuan kumpulan puisi online PBKS ini diwujudkan adalah untuk memartabatkan bahasa melayu kebangsaan dan bahasa nusantara di samping mengeratkan silaturrahim dan ukhuwah dalam dunia penulisan melayu nusantara di maya.Salam persaudaraan serumpun buat semua.

Pihak kami sangat menghargai karya-karya yang dikongsikan di sini. Oleh yang demikian,sebarang pengeluaran semula karya haruslah merujuk dan mendapat keizinan pihak admin terlebih dahulu.

Sekeping Pilu


(Buat Arwah Munir - meninggal pada 30/4/2011 pada usia 9 tahun)

Sebentuk puisi koyak di pelipis
menyeberangkan hanyir
menitiskan butir kerikil
di dada.


Sebentuk sunyi membusuk 
menggarami pelupuk
mengalirkan asin di pipi
mengkristal di tepian.

Munir, tiada kata yang dapat dilafazkan
selain sekeping pilu.

~ Bintang Kartika

No comments:

Post a Comment